Selasa, 22 Maret 2016

PEREKONOMIAN INDONESIA STRATEGI PEMBANGUNAN DAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN



PEREKONOMIAN INDONESIA

STRATEGI PEMBANGUNAN DAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN





1.    Apakah yang saudara ketahui tentang strategi pembangunan?

          Strategi ekonomi merupakan berbagai usaha yang dilakukan demi      tercapainya proses dan perubahan terus-menerus dalam     memperbesar pendapatan perkapita. Strategi yang akan dilakukan          sangat erat kaitannya dengan sistem perencanaan yang dibuat.        Semakin perencanaan yang akan dilakukan dinamis maka          Strategisnya pun akan tertata rapi.

2.    Sebutkan dan jelaskan macam macam strategi pembangunan!

2.  Macam-Macam Strategi Pembangunan
Ø  STRATEGI PERTUMBUHAN
Adapun inti dari konsep strategi yang pertama ini adalah :
• Strategi pembangunan ekonomi suatu negara akan terpusat pada upaya pembentukan modal, serta bagaimana menanamkannya secara seimbang, menyebar, terarah dan memusat, sehingga dapat menimbulkan efek pertumbuhan ekonomi.

• Selanjutnya bahwa pertumbuhan ekonomi akan dinikmati oleh golongan lemah melalui proses merambat ke bawah ( trickle – down – effect ) pendistribusian kembali.
• Jika terjadi ketimpangan atau ketidakmerataan hal tersebut merupakan syarat terciptanya pertumbuhan ekonomi.

• Kritik paling keras dari strategi yang pertama ini adalah bahwa pada kenyataan yang terjadi adalah ketimpangan yang semakin tajam.

Ø  STRATEGI PEMBANGUNAN DENGAN PEMERATAAN
Inti dari konsep strategi ini adalah dengan ditekankannya peningkatan pembangunan melalui teknik sosial engineering, seperti halnya melalui penyusunan perencanaan induk, dan paket program terpadu.


Ø  STRATEGI KETERGANTUNGAN
Tidak sempurnanya konsep strategi pertama dan kedua mendorong para ahli ekonomi mencari alternatif lain sehingga pada tahun 1965 muncul strategi pembangunan dengan nama strategi ketergantungan. Inti dari konsep strategi tergantungan adalah :

• Kemiskinan di negara – negara berkembang lebih disebabkan karena adanya ketergantungan negara tersebut dari pihak / negara lainnya

• Teori ketergantungan ini kemudian dikritik oleh Kothari dengan mengatakan “Teori ketergantungan tersebut memang cukup relevanm namun sayangnya telah mnjadi semacam dalih terhadap kenyataan dari kurangnya usaha untuk membangun masyarakat sendiri (Self Development)


Ø  STRATEGI YANG BERWAWASAN RUANG
Strategi ini dikemukakan oleh Myrdall dan Hirschman, yang mengemukakan sebab – sebab kurang mampunya daerah miskin berkembang secepat daerah yang lebih kaya / maju.
Menurut mereka kurang mampunya daerah miskin berkembang secepat daerah maju dikarenakan kemampuan / pengaruh menyetor dari kaya ke miskin (Spread Effects) lebih kecil daripada terjadnya aliran sumber daya dari daerah miskin ke daerah kaya (Back-wash-effects). Perbedaan pandangan kedua tokoh tersebut adalah, bahwa Myrdall tidak percaya bahwa keseimbangan daerah kaya dan miskin akan tercapai, sedangkan Hirschman percaya, sekalipun baru akan tercapai dalam jangka panjang.


Ø  STRATEGI PENDEKATAN KEBUTUHAN POKOK
Sasaran dari strategi ini adalah menanggulangi kemiskinan secara masal. Strategi ini selanjutnya dikembangkan olehOrganisasi Perburuhan Sedunia (ILO) pada tahun 1975, dengan menekankan bahwa kebutuhan pokok manusia tidak mungkin dapat dipenuhi jika pendapatan masih rendah akibat kemiskinan yang bersumber pada pengangguran. Oleh karena itu sebaiknya usaha-usaha diarahkan pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan kebutuhan pokok dan sejenisnya.





3.    Apa yang saudara ketahui tentang perencanaan pembangunan?

     Menurut Riyadi dan Bratakusumah (2004 : 7), perencanaan pembangunan dapat diartikan sebagai : Suatu proses perumusan alternatif-alternatif atau keputusan-keputusan yang didasarkan pada data-data dan fakta-fakta yang akan digunakan sebagai bahan untuk melaksanakan suatu rangkaian kegiatan/aktivitas kemasyarakatan, baik yang bersifat fisik (material) maupun nonfisik (mental dan spiritual) dalam rangka mencapai tujuan yang lebih baik”.
Apapun definisi perencanaan pembagunan, menurut Bintoro Tjokroamidjojo, manfaat perencanaan adalah :
a. Dengan adanya perencanaan diharapkan terdapatnya suatu pengarahan kegiatan, adanya pedoman bagi pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang ditujukan kepada pencapaian tujuan pembangunan.
b. Dengan perencanaan maka dapat dilakukan suatu perkiraan terhadap hal-hal dalam masa pelaksanaan yang akan dilalui.Perkiraan dilakukan mengenai potensi-potensi dan prospek-prospek perkembangan, tetapi juga mengenai hambatan-hambatan dan resiko-resiko -yang mungkin dihadapi. Perencanaan mengusahakan supaya ketidak pastian dapat dibatasi seminim mungkin.
c. Perencanaan memberikan kesempatan untuk memilih berbagai altematif tentang cara yang terbaik atau kesempatan untuk memilih kombinasi cara yang terbaik.
d.Dengan perencanaan dapat dilakukan penyusunan skala prioritas. Memilih urutan-urutan dari segi pentingnya suatu tujuan, sasaran maupun kegiatan usahanya.
e.Dengan adanya.rencana maka akan ada suatu alat pengukur untuk
   mengadakan suatu pengawasan dan evaluasi.
f. Penggunaan dan alokasi sumber-sumber pembangunan yang terbatas adanya secara lebih efisien dan efektif. Diusahakan dihindarinya keborosan- keborosan. Suatu usaha untuk mencapai output/hasil secara maksimal daripada sumber-sumber yang tersedia.
g. Dengan perencanaan, perkembangan ekonomi yang mantap atau 
    pertumbuhan ekonomi yang terus menerus dapat ditingkatkan.
h. Dengan perencanaan dapat dicapai stabilitas ekonomi, menghadapi siklis konjungtur.


4.    Dalam sejarah perkembangannya, perencanaan pembangunan ekonomi di indonesia di bagi dalam beberapa periode, sebutkan periode yang dimaksud!

        Periode Perekonomian Pembangunan
          Dalam sejarah perkembangannya, perencanaan pembangunan             ekonomi di Indonesia dibagi dalam beberapa periode, yakni :
Periode sebelum Orde baru, dibagi dalam :
Periode 1945 – 1950
Periode 1951 – 1955
Periode 1956 – 1960
Periode 1961 – 1965

        Sebelum Perang Dunia II para ilmuwan kurang memperhatikan         pembangunan ekonomi, karena faktor-faktor sbb :
          Masih banyak negara sebagai negara jajahan Kurang adanya usaha      dari tokoh masyarakat  untuk membahas pembangunan   ekonomi.  Lebih mementingkan usaha untuk meraih  kemerdekaan dari penjajah.  Para pakar ekonomi lebih banyak           menganalisis  kegagalan ekonomi           dan tingginya       tingkat  pengangguran (depresi berat).

        Pasca Perang Dunia II (Th. 1942), banyak negara memperoleh       kemerdekaan (India, Pakistan, Phillipina, Korea & Indonesia),         perhatian terhadap pembangunan ekonomi mulai berkembang disebabkan oleh :
·        Negara jajahan yang memperoleh kemerdekaan
·        Berkembangnya cita-cita negara yang baru merdeka untuk mengejar ketertinggalannya di bidang ekonomi.
·        Adanya keinginan dari negara maju untuk  membantu negara berkembang dalam mempercepat
·        Pembangunan ekonomi. 


Periode setelah Orde baru, dibagi dalam :
Periode 1966 s/d 1958, Periode Stabilisasi dan Rehabilitasi
Periode Repelita I : 1969/70 – 1973/74
Periode Repelita II : 1974/75 – 1978/79
Periode Repelita III : 1979/80 – 1983/84
Periode Repelita IV : 1984/85 – 1988/89
Periode Repelita V : 1989/90 – 1993/94 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar