Senin, 19 Desember 2016
TUGAS 6 EKONOMI KOPERASI : KEUNGGULAN KOPERASI DIBANDINGAN PERUSAHAAN TERBATAS (PT)
KEUNGGULAN KOPERASI DIBANDINGAN PERUSAHAAN TERBATAS (PT)
Tujuan koperasi sebagai organisasi yang beranggotan orang-perorangan atau badan hukum koperasi yaitu sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Tidak semata-mata menacari keuntungan, tetapi terutama untuk memperbaiki kesejateraan anggotanya dengan modal sebagai alat keuntungan anggota berdasarkan partisinya modal. Keuntungan yang diperoleh dibagi kepada anggota menurut jasa masing-masing.
Koperasi memiliki tiga unsur pokok yakni, kerjasama dua orang atau lebih, tujuan yang akan dicapai, dan kegiatan yang dikoordinasi secara sadar. Ciri-ciri dari koperasi berupa perkumpulan orang, pemabagian keuntungan, menurut perbandingan jasa, jasa modal dibatasi, tujuannya meringankan beban ekonomi anggotanya, memperbaiki kesejahteraan anggotanya pada khususnya dan masyarakat pada umunya, modal tidak tetap/ berubah menurut banyak simpanan anggota.
Seperti halnya perusahaan yang berbentuk Persero Terbatas (PT) maka koperasi mempunyai Badan Hukum, menjalankan suatu usaha pertanggung jawab koperasi adalah pengurus, koperasi bukan kumpulan modal beberapa orang yang bertujuan mencari laba sebesar-besarnya namun koperasi adlah usaha bersama, kekeluargaan dan kegotong royongan. Setiap anggota berkewajiban bekerjasam untuk mencapai tujuan yaitu kesejahteraan para anggota. Kerugian dipikul bersama antara anggota jika koperasi menderita kerugian, maka para anggota memikuk bersama dan anggota yang tidak mampu dibebaskan atas beban tanggungan. Kerugian dipikul oelh anggota yang mampu.
Megawati, (2009), membedakan koperasi dengan koperasi usaha non-koperasi, dengan melihat lima hal yakni: sifat keanggotan, pembagian, keuntungan, hubungan personal antara organisasi dan manajer, keterlibatan pemerintah dalam penciptaan stabilitas dan operasi, dan hubungan organisasi dan masyarakat.
DAFTAR PUSTAKA
Yayasan Agro Ekonomika 2012. Koperasi indonesia : menyongsong Ekonomi IndonesiaTUGAS 5 EKONOMI KOPERASI : STRUKTUR ORGANISASI
STRUKTUR ORGANISASI
Hubungan
tata kerja antar perangkat organisasi koperasi
tersebut (RA, Pengurus termasuk manajer
dan karyawan , serta pengawasan ) dapat di gambarkan dalam suatu struktur
organisasi Hubungan tata kerja antar perangkat organisasi koperasi tersebut
(RA, Pengurus termasuk manajer dan karyawan , serta pengawasan )
dapat di gambarkan dalam suatu struktur organisasi.
Dalam Undang-undang Koperasi Indonesia No. 5 25 tahun
1992 yang diberlakukan saat ini,
khususnya Bab VI pasal 21, disebutkan bahwa perangkat organisasi koperasi
terdiri dari. Rapat ,anggota, pengurusan dan pengawasan
Berbagai tugas, wewenang, fungsi
dan peran pengurus tersebut, menunjukkan bahwa pengurus merupakan motor
penggerak organisasi dan usaha koperasi. Jalannya roda kegiatan koperasi
benar-benar berada di tangan pengurus. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pengurus memegang kunci keberhasilan
organisasi dan usaha koperasi.
Hendrojogi (2002; 147),
memberikan tambahan tugas organisasi dan peran
RA,
yaitu Memberikan
persetujuan atas Menetapkan
persyaratan agar pengurus, manajer, dankaryawanmemahami ketentuan-ketentuan
yang ada dalam AD (Anggaran Dasar) koperasi. Perubahanstrukturpermodalan dan
arah kegiatan usaha koperasi.Memberikan penilaianterhadappertanggungjawaban
pengurus dalam melaksanakan tugasnya.
DAFTAR PUSTAKA
TUGAS 4 EKONOMI KOPERASI : MODAL KOPERASI
MODAL KOPERASI
Berdasarkan data tahun 2008, diketahui bahwa dari total
648 koperasi itu, modal yang bisa dihimpun mencapai Rp 262 miliar. Adapun
jumlah anggota mencapai 106.556 orang pegawai mencapai 1301 orang.
Status badan hukum itu menurut subkhan bisa diberikan
pada koperasi-koperasi yang saat ini masih berstastus pra-koperasi. Evaluasi
juga dimungkinkan dilakukan pada pengurus dan anggota koperasi itu. Peran
koperasi dibidang ekonomi sangat besar, sebab menyentuh hingga ke masyarakat
kecil.
Koperasi-koperasi di Malang bedasarkan Data Dinas
Koperasi dan Usaha kecil dan Menengah (UKM) Kota Malang selama ini menjadi
tumpuan usaha-usaha kecil masyarakat seperti perdagangan gorengan, kios
sembakokecil-kecilan, dan sebagainya.
DAFTAR PUSTAKA
Langganan:
Komentar (Atom)