Beijng |
Jurnal Asia
Dana Moneter Internasional (IMF) mengisyaratkan akan memasukan yuan ke dalam keranjang mata uang internasional, akhir bulan ini. Tiongkok pun menyambut gembira. Ketua IMF Christine Lagarde, MInggu (15/11) mengatakan yuan memenuhi persyaratan menjadi mata uang yang dapat digunakan secara bebas. Lagarde menjamin yuan akan masuk special drawing rights (SDR) ketika dewan eksekutif IMF bertemu pada 30 November. Keputusan ini akan menjadi tonggak penting bagi China sebagai lokomotif ekonomi global.
Dana Moneter Internasional (IMF) mengisyaratkan akan memasukan yuan ke dalam keranjang mata uang internasional, akhir bulan ini. Tiongkok pun menyambut gembira. Ketua IMF Christine Lagarde, MInggu (15/11) mengatakan yuan memenuhi persyaratan menjadi mata uang yang dapat digunakan secara bebas. Lagarde menjamin yuan akan masuk special drawing rights (SDR) ketika dewan eksekutif IMF bertemu pada 30 November. Keputusan ini akan menjadi tonggak penting bagi China sebagai lokomotif ekonomi global.
Saat ini,
keranjang SDR terdiri dari dolar AS, euro, poundsterling, dan yen. Jika
yuanjuga dikenal sebagai renminbi — masuk keranjang SDR, mata uang China
memperoleh status mata uang cadangan devisa di banyak negara.
Bank Sentral
China mengatakan masuknya yuan ke SDR akan memberi manfaat bagi perekonomian
China dan dunia. “China berpikir masuknya yuan ke SDR akan meningkatkan sistem
moneter internasional,” demikian pernyataan Bank Sentral China.
China adalah
perekonomian terbesar kedua di dunia, dengan mata uang berkembang pesat dalam
beberapa tahun terakhir. Agustus lalu, devaluasi yuan menyebabkan kekacauan,
yang membuat Barat menuduh Beijing melancarkan perang mata uang melalui
intervensi pasar secara langsung. Washington, terutama Kongres AS, mungkin
pihak yang paling tidak senang dengan masuknya yuan ke SDR karena akan menjadi
tantangan serius terhadap dolar
- See more
at:
http://www.jurnalasia.com/2015/11/16/periode-akhir-november-yuan-masuk-keranjang-mata-uang-imf/#sthash.RQEkaxZo.dpuf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar